Perkenalkan The Next Thierry Henry Milik Manchester United

Manchester United baru saja merampung transfer untuk soerang pemain remaja bernama Anthony Martial. Nama ini lantas menjadi sorotan publik lantaran MU berani merogoh kocek yang sangat dalam untuk pemain muda ini. Ia bahkan kini menjadi pemain remaja kedua termahal sejagad setelah Neymar. WOW! Jika dibandrol dengan harga selangit tentu pemain ini punya sesuatu yang spesial.

Manchester United sejak dulu memang dikenal gemar menciduk pemain-pemain muda berbakat dari berbagai belahan dunia. Seakan sudah menjadi tradisi, MU terbukti telah banyak menuai kesuksesan dalam mengorbitkan pemain-pemain mudanya. Contoh yang paling nyata tentu Cristiano Ronaldo. Pemain ini bahkan sukses memberikan gelar dan duit yang banyak untuk MU. Namun ada juga pemain muda cidukan MU yang dianggap kurang layak, eh malah bersinar di klub lain. Siapa lagi kalau bukan Paul Pogba. Mungkin MU telah belajar dari kasus Pogba, mereka pun lantas tak ingin pemain incarannya diserobot tim lain. Dan jreng jreng, berlabuhlah Si Anthony Martial ini dari AS Monaco menuju Old Trafford.

Usianya baru 19 tahun, tapi bakatnya sudah tercium seantero negeri. Sehebat apa sih pemain yang baru memulai karir profesional pada 2012-2013 ini? Berikut ini sedikit ulasan tentang anak muda ini.

Anthony Martial merupakan lulusan akademi Lyon. Posisi favoritnya adalah penyerang sayap. Ia memulai karir sebagai pesepakbola profesional psaat usianya masih 17 tahun. Kala itu klubnya, Olympique Lyon yang mengarungi musim 2012-2013 memberikan kepercayaan kepada sang rising star untuk unjuk kebolehan di Liga kasta tertinggi di jagad Prancis. Hanya saja kesempatan bermain bersama Lyon tidak banyak. Ia hanya bermain sebanyak empat kali sebelum akhirnya dipindahkan ke klub AS Monaco pada musim panas 2013-2014.

Bergabung dengan Monaco ia tak lantas mendapat jatah bermain reguler. Ia harus menjadi cadangannya Radamel Falcao yang kala itu sedang garang-garangnya. Meskipun hanya menjadi pemain pelapis, ia pun mampu memberikan kontribusi bagi timnya. Ia membukukan dua gol dalam 15 laga.

Dan ketika Falcao hengkang ke MU, barulah Martial naik kelas menjadi pemain utama Monaco. Dan sejak saat itu ia menunjukkan grafik peningkatan performanya. Alhasil namanya pun mulai melambung dan tercium oleh tim-tim besar.

Musim lalu, Martial berhasil menciptakan 12 gol dari 46 pertandingan bersama Monaco. Itu merupakan sebuah catatan yang baik, menngingat tak banyak pemain muda yang bisa melakukan hal tersebut.

Situs statistik Opta menyatakan bahwa Martial (19 tahun dan 142 hari) menjadi pemain termuda yang mampu menciptakan 10 gol di Ligue 1 sejak legenda Perancis, Thierry Henry (19 tahun dan 69 hari). Ia pun kemudian digadang-gadang akan menjadi penerus Thierry Henry. Gaya bermainnya pun hampir sama, ia mengandalkan kecepatan dan mampu berperdan ganda baik sebagai penyerang tengah atau sayap.

Selain memiliki gaya bermain yang mirip dengan Henry, Martial juga memperkuat klub yang sama seperti legenda Arsenal tersebut. Selain memperkuat Monaco, Martial juga pernah bermain untuk tim lokal Paris yang sempat diperkuat Henry, CO Les Ulis. Buah manisnya, ia kini dipanggil masuk memperkuat timnas senior Prancis pada 26 Agustus lalu. Kemungkinan ia akan melakoni debut perdananya bersama tim ayam jantan pada laga persahabatan melawan Portugal dan Serbia pada 4 dan 7 September mendatang.