Hasil Buruk, Timnas Aljazair Mundur Dari Piala Afrika 2017

Setelah Gabon, timnas yang dijagokan akan menjadi juara Piala Afrika 2017, yakni timnas Aljazair, ternyata pulang lebih cepat. Awal yang buruk untuk timnas ini menjadi alasan mereka cepat kalah dari turnamen tersebut.

Terdiri dari bintang sepakbola dunia, yakni Riyad Mahrez, Islam Slimani, Faouzi Ghoulam, hingga Bentaleb, timnas Aljazair awalnya diunggulkan menjadi pemenang di Piala Afrika 2017 kali ini. bahkan mereka bisa saja menjadi saingan utama dengan Pantai Gading, Senegal, juga Kamerun. Apalagi dengan grup Senegal, Tunisia, dan Zimbabwe, mereka harusnya bermain dengan baik.

Namun, pada kenyataan harapan tidak sesuai dengan yang diinginkan saat tim dari Georges Leekens ini kalah melawan timnas lainnya. Dimulai dengan hasil seri 2-2 melawan timnas Zimbabwe, Aljazair lalu kalah dengan skor 1-2 dari Tunisia, dan meraih hasil imbang dengan timnas Senegal dengan skor 2-2 di laga pamungkas.

Hasil di laga yang terakhir menjadikan Aljazair harus pulang lebih dulu setelah lebih dulu tim tuan rumah, timnas Gabon, yang berhenti. Gagalnya Aljazair pasti membuat banyak pihak kecewa. Tetapi, hal ini dapat menjadi bahan pelajaran utnuk tim yang lebih banyak terdiri dari pemain berusia 22 hingga 24 tahun itu.

” Laga kontra timnas Zimbabwe menjadi laga awal yang memang bukan alasan untuk kemunduran kami. Mungkin hasil ini memang layak kami dapatkan. Senegal dan Tunisia merupakan tim yang hebat dan sulit dikalahkan, walau kami terdiri dari pemain muda, dan hasil buruk di Piala Afrika 2017 ini harus kami rasakan. ” ujar Islam Slimani.