Blatter Mundur, Platini dan Pangeran Ali Siap Naik Podium

Kabar mundurnya Sepp Blatter dari jabatannya selaku Presiden FIFA untuk periode 2015-2019 tentu bagi sebagian pihak menjadi kabar gembira. Terutam untuk beberapa pesaing Blatter selama ini. Padahal belum genap seminggu Blatter terpilih menjadi presiden FIFA periode kelimanya.

Pengunduran diri Blatter tepat setelah 14 pejabat teras FIFA ditangkap FBI atas tuduhan korupsi yang konon telah berlangsung selama 24 tahun di dalam tubuh FIFA. Untungnya Blatter tidak didakwa atau terhubung langsung ke tuduhan korupsi tersebut.

Dengan mundurnya Blatter dari kursi Presiden FIFA, maka otomatis ada dua nama yang menjadi sorotan. Dua nama ini diyakini akan menjadi kandidat pengganti Blatter selanjutnya.

Adalah Michel Platini dan Pangeran Ali, dua nama disebut-sebut berpeluang besar akan menjabat sebagai pengganti Blatter di kursi kepresidenann FIFA. Tentu kedua nama tersebut sudah tak asing lagi di telinga publik pecinta sepakbola.

Michel Platini adal Presiden Asosiasi Sepak Bola Eropa (UEFA) saat ini. Ia diyakini memiliki peluang yang cukup besar untuk menjadi pengganti Blatter. Namun Platini terlebih dahulu harus bisa menyingkirkan Pangeran Ali yang menjadi pesaing tunggal Sepp Blatter pada pemilihan presiden lalu.

Pangeran Ali cukup dikenal namanya karena ia cukup vokal tentang isu-isu transparansi dalam organisasi FIFA. Ia pun menjadi favorit penonton karena sikapnya tersebut.

Selain dua nama tersebut masih ada beberapa nama lagi yang kemungkina akan mencoba peruntungannya pada pemilihan presiden nanti. Nama-nama seperti uis Figo, Ted Howard, Senes Erzik, Issa Haytou dan Greg Dyke diyakini akan turut serta dalam pencalonan presiden FIFA nantinya.

Blatter sendiri telah mendesak komite FIFA untuk mengadakah kongres luar biasa untuk menentukan siapakah kandidat presiden FIFA selanjutnya. Blatter telah menduduki kuris nomer wahid FIFA selama 17 tahun. Ia pun pernah digadang sebagai presiden seumur hidup FIFA. Namun nyatanya kini Blatter telah mengumumkan pengunudran dirinya sebagai Presiden FIFA. Padahal Blatter telah memasuki periode kelimanya sebagai Presiden FIFA. Pertanyaannya siapakah yang akan menjadi pengganti Blatter? Tunggu kongres luar biasa FIFA tahun depan!