Benitez Datang Ke Madrid Dengan Metode Latihan Yang Berbeda

Benitez baru sja terpilih secara resmi menjadi pelatih Real Madrid. Ia pun dibebani dengan tugas yang tak bisa dianggap enteng. Benitez harus mampu mengembalikan kedigjayaan Madrid yang telah sirna musim ini. Untuk itu benitez mengaku sudah menyiapkan metode tersendiri untuk bisa memenangkan trofi musim depan.

Tentu setiap pelatih memiliki metodenya masing-masing. Dan kabarnya Benitez datang ke Real Madrid dengan sebuah metode yang berbeda. Sebuah metode yang ia klaim telah berhasil mendatangkan banyak trofi selama ia menjabat sebagai pelatih di beberapa klub.

Seusai sesi perkenalan dalam jumpa pers pertamanya di Markas Madrid, Benitez sedikit memberi bocoran mengenai metode yang akan diterapkannya di Madrid. Bneitez mengklaim jika dirinya telah menyiapkan sebuah konsep latihan yang jelas dan didukung dengan penggunaan teknologi.

“Untuk gaya melatih saya, bagaimana saya bekerja, apa yang saya ingin lakukan, berlatih 80 persen dengan bola, 20 persen tanpa bola, mencoba dan menguasai bola selama pertandingan. Saya rasa semuanya cocok,” Ujar Benitez sedikit membeberkan metode yang akan digunakan.

“Dan kami juga menggunakan teknologi untuk membantu latihan. Metode latihan inilah yang membuat saya memenangi banyak trofi dan itulah alasan mengapa saya ada di sini hari ini. Anda harus beradaptasi dengan banyak pemain, tapi saya rasa Anda harus mementingkan permainan menyerang,” pungkasnya.

Kehadiran Benitez diharapkan mampu mengangkat derajat Madrid yang musim ini melempem tanpa raihan gelar. Bahkan jauh hari sebelum terbang ke Madrid, Benitez sempat menyatakan bahwa dirinya sangat siap membesut Los Blancos. Apakah ini artinya Benitez memang mengidamkan untuk menjadi pealtih Madrid?

Sebelum membesut Napoli, Benitez sempat melatih Valencia pada 2001 hingga 2004, Liverpool (2004-2010), dan Inter Milan (2010-2012). Salah satu prestasi terbaik peraih UEFA Manager of the Year 2004 dan 2005 itu adalah membawa Liverpool menjuarai Liga Champions musim 2004-2005.

Kita lihat saja apakah Benitez mampu membawa Real Madrid kemabli ke era kejayaannya musim depan. Tentu bukan hal yang mudah bagi Madrid untuk mengjungkalkan dominasi lawan-lawannya.