99 Persen De Gea Deal Ke Madrid, Tiba-Tiba Gagal. Apa Yang Terjadi?

Malang betul nasib De Gea. Nampaknya ia harus betah-betahin diri untuk berseragam MU satu musim lagi, setelah proses transfernya yang sudah 99% gol harus batal karena MU telat kirim berkas. Kabar seputar kegagalan transfer De Gea pun lantas menjadi headline sejumlah media massa.

Seperti yang diketahui, drama pemindahan De Gea dari Old Trafford menuju Santiago telah menjadi konsumsi publik sejaka beberapa bulan lamanya. Cukup lama pemberitaan tentang transfer De Gea ini, namun pada kahirnya sang kiper yang kabarnya sudah tak betah lagi di MU itu harus menerima kenyataan bahwa dirinya harus bertahan di Old Trafford selama satu musim lagi.

MU dituding oleh media-media Spanyol menjadi penyebab utama kegagalan transfer De Gea. Hal ini dikarenakan MU telah kirim dokumen selang 60 detik saja dar tenggat waktu sebelum jendela transfer Spanyol ditutup.

Real Madrid yang sudah ngebet ingin memakai jasa De Gea kabarnya tengah memperjuangkan nasib kiper Spanyol tersebut. Madrid akan melakukan lobi agar transfer De Gea dianggap masuk jendela transfer Spanyol, yang seharusnya tutup Selasa pagi pukul 05.00 WIB. Dan kasus ini pun kini menjadi sorotan FIFA. Dikabarkan FIFA akan turun tangan menangani kasus ini. Wartawan Guillem Balague mengklaim FIFA akan ikut campur dalam masalah kesepakatan ini besok.

The Mirror melaporkan bahwa Real Madrid tengah berusaha melobi ke pihak terkait agar kesepakatan David De Gea segera disahkan oleh otoritas sepak bola Spanyol. Tentu Madrid datang dengan bukti otentik. Madrid kabarnya memiliki bukti bahwa transfer De Gea tersebut seharusnya sah. Begitu pula dengan MU, The Red Devil juga bersikeras bahwa mereka telah mengirimkan dokumen tepat waktu.

Mungkin banyak pihak yang menuduh MU sengaja telat mengirim dokumen agar De Gea tak jadi pindah. Namun MU pun tak mau disalahkan begitu saja. Mereka siap menunjukkan bukti-bukti terkait. Real Madrid dan Manchester United, keduanya dilaporkan menginginkan kesepakatan bisa diselesaikan namun otoritas La Liga bersikeras dokumen tidak datang tepat waktu.