Laga Perpisahan Ibrahimovic Dengan Swedia Di Euro 2016

Perjalanan karir sepakbola Zlatan Ibrahimovic bersama tim nasional Swedia akhirnya usai sudah. Setelah menjalani laga pamungkasnya di Piala Eropa 2016 tadi, Swedia mengaku tidak akan dapat menemukan penggantinya, hal yang sama dituturkan oleh tim lawan yang ikut memuji keahliannya di lapangan.

Performa pamungkas Zlatan Ibrahimovic untuk ajang internasional dilaksanakan di Allianz Riviera, pada Kamis (23/6/2016) dinihari WIB tadi, saat tim nasional Swedia gagal dengan skor 0-1 dari timnas Belgia. Hasil tersebut menjadikan Swedia keluar dari Piala Eropa 2016 karena menjadi juru kunci grup.

Selama karir di turnamen dunia dalam 15 tahun ini, Ibrahimovic bukan hanya populer karena kelihaiannya sebagai pemain yang dapat mengendalikan bola dengan di lapangan dan sukses dapat membobol gawang lawan, namun juga karena prilakunya yang sangat percaya diri.

” Jika saya harus mencari pemain yang menggantikan seorang Zlatan, mungkin lebih baik saya, memikirkan bagaimana mendapatkan pemain lain dengan kehebatan yang sama dengannya, namun di negara Swedia yang tidak begitu luas, menemukan pemain untuk mengganti posisi salah satu bintang sepakbola dunia akan sulit. Ibra sangat spesial, ” ujar pelatih Swedia, Erik Hamren.

Erik Hamren menambahkan bahwa setelah Ibra pergi, dia tetap mempunyai karir yang baik. Hal yang sama juga diungkapkan Andreas Isaksson dan Kim Kallstrom. 116 laga bersama Swedia, Ibra masuk dalam 10 pemain dengan caps paling banyak untuk timnas. Namun, pencetak gol, pemain 34 tahun itu menjadi yang terbaik karena sudah membukukan 62 gol.

Pensiunnya bintang sepakbola dunia ini dalam turnamen sepakbola internasional juga membuat timnas Belgia bersedih. Bagi Eden Hazard, Ibra adalah pemain yang sudah membawa timnas pada hal yang sangat penting dan dalam karirnya dia selalu melaju lebih jauh.

Di sisi lain, laga terakhir Zlatan Ibrahimovic ini justru membuat pelatih Belgia, Marc Wilmots mengingat kembali pada laga terakhirnya sebagai pemain dunia setelah berhasil dalam laga kontra Brasil di 16 besar Piala Dunia 2002.